Penyakit Vertigo

Penyakit Vertigo merupakan keadaan dimana seseorang merasa dirinya atau ruangan disekitarnya seolah berputar. Perasaan ini disebabkan oleh virus, penurunan aliran darah ke otak, trauma kepala, iskemi sementara karena obat-obatan dan alkohol, migrain, dan beberapa kasusu epilepsi. Vertigo bukanlah penyakit, melainkan gejala penyakit yang penyebabnya bervariasi. Kata vertigo berasal dari bahsa yunani Vetere yang artinya berputar.

Vertigo bisa berlangsung hanya beberapa saat atau bisa berlanjut sampai beberapa jam bahkan bilangan hari. Vertigo bisa terjadi pada saat melakukan perjalanan jauh, naik kendaraan dijalan yang berliku. Namun terkadang vertigo hanya disebabkan oleh stres. Sebagian besar kasus vertigo tidak diketahui penyebabnya, sehingga terapi lebih banyak bersifat simtomatik dan rehabilitatif.

 

Gejala Penyakit Vertigo

Gejala yang muncul serasa berputar saat berbariing, berdiri, atau memutar kepala dengan cepat. Ada gangguan keseimbangan tubuh, mual dan muntah, telinga berdengung, dan ada gerakan pada bola mata.

Penderita vertigo disarankan untuk menghindari gerakan, posisi, atau beberapa substansi yang dapat menyebabkan vertigo. Saat ada tanda-tanda serangan akan terjadi, pusatkan perhatian pada sesuatu hal yang dapat mengurangi rasa pusing dan mual. Obati dengan obat antimuntah atau antivertigo.

Bagi penderita migrain maupun vertigo, sebaiknya rajinlah berolahraga dan melakukan olah pernapasan. Tariklah napas yang dalam sebanyak-banyaknya setiap pagi saat udara masih bersih. Cara ini bisa menimbulkan perasaan tenang dan menghadirkan oksigen lebih banyak ke paru-paru. Dengan demikian tubuh menjadi lebih nyaman. Dalam waktu tertentu upaya ini akan menambah kebugaran sehingga kepala tak mudah lagi mengalami gangguan.

Selain itu bersikap lebih santai dalam menghadapi hidup serta terampil dalam mengelola stres akan sangat membantu mengusir migrain dan vertigo. Akan lebih baik lagi jika segera memeriksakan diri ke dokter. Karena bisa jadi gejala yang dirasakan bukan migrain, tetapi mengarah ke stroke. Sebab gejala migrain memang mirip dengan stroke.

Penyebab Penyakit Vertigo

Penyebab dari penyakit ini tidak disebabkan dari faktor keturunan, namun penyakit ini terjadi di sebabkan dari faktor lain seperti :

1. Penyakit gangguan sistem

Gangguan sistem saraf pusat yang terjadi karena beberapa penyakit seperti multiple sclerosis, kerusakan leher, tumor, atau stroke yang bisa menyebabkan munculnya vertigo.

 2. Gangguan penyelihatan

Mata selain untuk melihat juga dapat membantu dalam fungsi keseimbangan tubuh. Sehingga masalah yang terjadi pada penglihatan anda dapat mengakibatkan gangguan keseimbangan dan memicu terjadinya penyakit vertigo.

3. Faktor lain.

Faktor lain yang dapat menjadi penyebab munculnya gejala vertigo adalah perasaan cemas akibat dari pengaruh alkohol, terhisap zat kimia yang ada di sekitar kita, berada dalam ruangan yang tertutup dan terlalu panas, dll.

4. Posisi tidur

Bantal yang digunakan untuk kepala yang terlalu rendah atau yang terlalu tinggi bisa mempengaruhi munculnya penyakit vertigo yang ada pada diri anda. Apalagi jika anda bangun tidur dan langsung berdiri dengan cepat anda akan langsung merasakan vertigo.

Jenis Penyakit Vertigo

Vertigo memiliki beberapa jenis yang berbeda gejala disetiap jenisnya seperti :

1. Vertigo sentral

jenis vertigo ini terjadi pada otak sentral kita. Biasanya penyakit vertigo yang satu ini terjadi jika sesuatu yang tidak normal pada pusat keseimbangan di otak anda. Sudah banyak penderita vertigo sentral yang tidak menyadari bahwa dirinya telah mengidapnya, karena gejala dari vertigo ini terjadi secara bertahap. Berikut ini yang merupakan gejala dari vertigo sentral :

  • merasa sulit untuk menelan makanan,
  • adanya kelumpuhan yang terjadi pada otot-otot wajah anda,
  • mengalami gangguan kesadaran,
  • merasa mual-mual dan muntah-muntah,
  • mengalami hilangnya koordinasi,
  • merasakan tubuh yang terasa lemas,
  • pengelihatan pada benda yang berubah menjadi berganda,
  • merasakan saki kepala yang amat parah.

2. Vertigo peripheral

Vertigo peripheral ini termasuk salah satu jenis dari penyakit vertigo yang mungkin dapat dialami oleh sebagian orang dari kita. Pada penderita vertigo peripheral ono biasanya terdapat suatu gangguan yang terjadi pada sistem pendengaran anda, lebih tepatnya lagi adalah pada bagian saluran kanalis semisirkularis. Saluran semisirkularis yang menjadi penyebab dari gangguan tersebut memiliki fungsi untuk mengontrol keseimbangan tubuh anda. Berikut ini adalah beberapa gejala yang dirasakan penderita vertigo peripheral seperti :

  • merasakan tubuh yang lelah,
  • mulai menurunnya stamina,
  • kehilangan keseimbangan,
  • sulit untuk berkonsentrasi,
  • mual dan muntah,
  • Menjadi lebih sensitive terhadap cahaya dan bising suara.
  • Pandangan yang menjadi gelap

3. Vertigo non-vestibuler

Banyak dari pasien yang mengidap vertigo non-vestibuler ini sulit mendeskripsikan gejala–gejala yang dialaminya.Vertigo non-vestibuler ini terjadi karena disebabkan oleh system regulator keseimbangan, penyebab lain dari penderita vertigo non-vestibuler ini adalah kesalahn yang terjadi pada proses informasi di system saraf pusat. Gejala–gejala yang biasa dikeluhkan oleh penderita vertigo non-vestibuler ini hampir sama dengan vertigo lainnya yaitu merasa pusing, kepala serasa kosong dan mata menjadi gelap.

4. Vertigo vestibuler

Vertigo vertibuler ini menyerang organ vestibuler atau saraf vertibulokoklear, sehingga penderita Vertigo vertibuler akan merasa benda–benda yang ada disekelilingnya menjadi naik turun layaknya sedang naik kapal laut. Gejala-gejala yang mungkin dialami dari penderita penyakit vertigo vestibuler ini hampir tidak ada, hanya saja penderita Vertigo vertibuler serasa melihat benda menjadi naik turun.

Penyakit Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , | Leave a comment

Diagnosis Penyakit Vertigo

vertigoDalam melakukan anamnesis untuk menegakkan diagnosis penyakit vertigo, dokter umunya akan melakukan pemeriksaan  yang baik, dimulai dengan pemeriksaan tanda vital, dilanjutkan dengan pemeriksaan neurologis, dan pemeriksaan neuro-otologi. Pemeriksaan yang tak kalah penting dilakukan adalah pemeriksaan nistagmus, dimana ia merupakan gejala objektif dari vertigo.

Diagnosis Penyakit Vertigo

Jika tipe atau jenis vertigo pada pasien telah berhasil di tegakkan, serta mengetahui lokasi lesinya, dokter hendaknya mengetahui etiologi. Menurut Dr. Eva dari data neuro-otologi dan neuro oftalmologi, Departemen Neurologi FKUI/RSCM tahun 2011 dikatakan bahwa vertgio tipe peripheral itu lebih tinggi dibandingkan tipe central dengan perbandingan 37,9% : 18,6%. Dan jenis yang paling banyak ditemukan adalah vertigo non vestibular (42,8%).

Penyebab Penyakit Vertigo

Pada Diagnosis Penyakit Vertigo tipe central, angka terbanyak kejadian vertigo disebabkan oleh adanya lesi vaskuler, baru diikuti tumor, migran vertigoneus, dan terakhir infeksi intracranial. Sementara pada tipe peripheral penyebab yang terbanyak adalah BPPV (83%), menierre disease (7,6%), pasca trauma (7,6%)dan terakhir neuritis vestibularis.

TATA LAKSANA Diagnosis Penyakit Vertigo

Management vertigo dibagi menjadi beberapa bagian, ada yang sifatnya simptomatik, ada juga tatalaksana yang diberikan pada kondisi khusus, misalnya pada BPPV, selain dilakukan terapi farmakologi juga dilakukan particle repositioning procedure (prosedur medis untuk pengembalian fungsi)  dan bahkan dilakukan tindakan pembedahan.

Prosedur bedah jarang dikerjakan, karena risiko yang besar dapat menimbulkan gangguan tuli perseptif pada pasien. Selain tiu dapat dilakukan vestibuler rehabilitation therapy, dilanjutkan dengan mencegah munculnya faktor pencetus vertigo, misal dengan melakukan diet atau dengan mengubah pola hidup.

Pada terapi vertigo yang diberikan untuk Diagnosis Penyakit Vertigo dengan sifatnya simptomatik  dokter bisa memberikan calcium channel blocker atau juga bisa digunakan histaminic dalam hal ini betahistine. Saat ini terdapat suatu konsep  yang menyatakan bahwa menggunakan dosis betahistine yang lebih tinggi, maka efektivitas yang dicapai dalam pengobatan juga menjadi lebih baik. Sementara penggunaan obat psyhoaffective pada kasus vertigo hanya boleh dilakukan sesaat saja.

Betahistin dihidroklorida dalam hal ini vertikal memiliki kandungan betahistine 2 kali lebih besar di bandingkan dengan betahistine dimesilat. Selain itu penelitian juga membuktikan bahwa penggunaan betahistine pada dosis hingga 32 mg sehari tidak menimbulkan efek samping pada pasien.

Cara Mengatasi Vertigo

Anda dapat melakukan latihan vestibular untuk mengatasi seseorang yang sudah di diagnosis penyakit vertigo. Latihan vestibular yang dapat dilakykan sebagai berikut :

  1. Berdiri tegak dengan buka mata dan kemudian tutup mata yang dilakukan sebanyak 5 kali.
  2. Gerakan kepala berputar. Berawal pada saat anda memasang dagu ke dada, kemudian anda putar kepala ke kiri, dan mengubah ke arah kanan, lakukan gerakan ini sebanyak 3 kali.
  3. Gerakan wajah menghadap ke atas, lalu turun dengan perlahan-lahan sampai menghadap ke bawah atau kelantai. Kemudian naik lagi menghadap ke atas perlahan-lahan atau dengan kata lain mengangguk dan gerakan ini dapat anda lakukan sebanyak 3 kali.
  4. Melatih gerakan kepala miring, yaitu dengan anda mencoba untuk tetap telinga bagian kiri menempel pada bahu kiri anda dan tahan sampai kurang lebih 15 detik, kemudian lakukan pada telinga sebaliknya seperti gerakan awal tadi. Ulangi gerakan setiap bagian telinga masing 3 kali.
  5. Duduk dengan posisi punggung lurus dan mata terbuka. Lalu berdiri dengan menutup mata anda dan ulangi gerakan tersebut sebanyak 3 kali.
  6. Melatih gerakan bola mata Anda ke kanan dan ke kiri secara horizontal dengan mata terbuka. Ulangi pada setiap arah masing-masing 3 kali. Kemudian lanjutkan dengan menggerakkan bola mata ke atas dan ke bawah secara vertikal yang dilakukan sebanyak 3 kali juga.
  7. Lakukan praktek otot mata dengan mengikuti kemana arah objek yang bergerak, fokuskan mata anda pada obyek stasioner dan ikutin kemanapun objek tersebut bergerak.

Selain dengan melakukan latihan vestibular, dapat juga anda bantu dengan menerapkan pola tidur yang baik untuk diri anda dan penyakit yang anda derita. Saat anda sedang tidur usahakan untuk memposisikan kepala anda agak lebih tinggi. Saat anda bangun, ada baiknya anda bangun dengan perlahan, hindari gerakan yang terlalu cepat dan duduklah terlebih dahulu itu akan jauh lebih aman untuk anda. Jaga tubuh anda dengan tidak terlalu sering membungkuk saat membawa barang atau menunduk atau merunduk saat mengambil barang. Gerakkan kepala anda secara hati-hati, terutama saat anda medang menghadap keatas. Dan satu lagi yang dapat anda lakukan untuk mengurangi atau mengatasi penyakit vertigo anda adalah dengan menjaga kesehatan telinga anda.

Pantangan Penyakit Vertigo

Bagi anda yang memiliki atau menderita penyakit vertigo atau untuk anda yang baru diagnosis penyakit vertigo ada baiknya anda mengurangi atau menghindari makanan dibawah ini seperti :

 

  • Semua jenis daging kecuali ikan air tawar,
  • Masak-masakan yang di goreng seperti ikan asin atau emping,
  • Makanan atau masakan yang menggunakan santan kental,
  • nasi yang dicampur seperti nasi uduk, nasi ulam, nasi kebuli atau jenis nasi campur lainnya,
  • berbagai macam kue dan selai misalnya kue bolu, martabak, mentega, keju, dan susu,
  • berbagai macam jenis jeroan baik jeroan ayan maupun seroan sapi atau juga jeroan yang lainnya akan jauh lebih baik lagi jika anda menghindarinya,
  • Memasak dengan menggunakan bumbu masak kemasan,
  • berbagai macam telur seperti halnya telur asin, dan telur ayam yang biasa kita konsumsi sehari-hari
  • buah-buahan yang tebal kulitnya seperti durian, nangka, jengkol, pete,
  • minuman : es atau minuman yang mengandung alkohol.

Diagnosis Penyakit Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Vertigo dan Gejalanya

penderita-vertigo

Penyakit Vertigo dan Gejalanya yang ditimbulkan dapat membuat penderitanya mengalami rasa sakit kepala yang tidak tertahankan. Konsep terbaru menyatakan, penggunaan betahistine pada dosis yang lebih tinggi, memiliki efektivitas pengobatan vertigo yang lebih baik. Setidaknya sistem keseimbangan tubuh manusia diatur oleh 3 bagian, yaitu : sistem vertibuler yang berada di telinga dalam, kemudian sistem visual dan sistem proprioceptive. Menurut Dr. Eva Dewati Sp.S dari Departemen Ilmu Penyakit Syaraf FKUI/RSCM, Jakarta, jika ketiga sistem tersebut tidak bekerja dengan baik maka orang tersebut akan mengalami dizziness. Semua sistem tersebut dikoordinasikan dalam batang otak atau serebum dan diteruskan melalui thalamus, dan berakhir di lobus temporalis. Itulah juga mengapa jika seseorang mengalami lesi di daerah lobus temporal, pasien kemudian memgalami keluhan vertigo.

Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Vertigo merupakan salah satu bagian dari dizziness (gangguan keseimbangan) yang memliki pengertian sebuah ilusi dimana seseorang merasa dirinya bergerak terhadap sekitarnya atau lingkungan yang bergerak terhadap dirinya. Dikatakan oleh Dr. Eva, vertigo merupakan bagian dari gejala, bukan nama penyakit. Vertigo disebabkan oleh banyak faktor, hingga tugas dokter kemudian untuk menemukan penyebab vertigo.

Jenis Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Dikatakan oleh Dr. Eva, gangguan kesehatan di bagi menjadi 4 tipe, yaitu vertigo vestibular, verigo non vestibular, prensinkop dan disequilibrium. Fokus pada vertigo, pada vvertigo vestibuler ia memiliki gejala berupa; rasa berputar, serangan yang terjadi episodik, disertai muntah, isa disertai atau tidak disertai gangguan pendengaran , gerakan pencetus vertigo adalah gerakan kepala, tanpa adanya situasi yang mencetuskannya.

Sementara pada vertigo non vestibular, biasanya di sertai dengan tanda-tanda seperti ; rasa melayang atau hilangnya keseimbangan, serangan biasanya terjadi terus-menerus, tanpa mual/muntah, tanpa gangguan pendengaran, pencetus vertigo berupa gerakan objek viusal dengan situasi pencetus berupa keramaian atau lalu lintas yang padat. “ Jadi jika ada pasien mengalami rasa berputar saat berada di tempat ramai, bisa di pastikan ia mengalami vertigo non vestibular.

Menurut Dr. Eva ketika pasien sudah bisa di pastikan ia mengalami vertigo vestibular, langkah selanjutnya yang harus di lakukan dokter adalah menentukan apakah ini jenis yang centarl atau yang peripheral. Mengapa? Karena konsekuensi yang terjadi sangat berbeda. Dikatakan, jika pasien mengalami verigo tipe central dokter harus melakukan pengobatan secepat mungkin. Karena keterlambatan pengobatan vertigo akan mengakibatkan sequel, bahkan dampak yang lebih buruk lagi pada pasien.

Secara klinis untuk membedakan peripheral atau central, dapat dengan mudah dilakukan. Pada tipe peripheral awitan biasanya mendadak dengan mual dan muntah berat sering disertai gangguan pendengaran dengan kompensasi atau resolusi yang cepat. Sementara tipe central awitan umumnya datang perlahan seperti digoyang baru timbul rasa berputar. Penyakit vertigo dan Gejala vertigo mual dan muntah pada tipe ini bervariasi dari ringan hingga berat, jarang ditemukan gangguan pendengaran dan umumnya resolusi  yang terjadi lambat. Dr. Eva mengingatkan, bahwa pada pasien-pasien vertigo, sebagai dokter kita harus selalu mencari tanda-tanda terjadinya devisit neurologi, mulai dari tingkat kesadaran, pemeriksaan nervous 1-12, anamnesis yang rinci dan ada tidaknya gangguan kelumpuhan.

Jika anda mengetahui atau melihat saudara anda menderita penyakit vertigo dan gejalanya ada baiknya anda segera usaha untuk memposisikan kepala penderita agar stabil, hindari posisi kepala yang dapat menjadi pemicu munculnya penyakit vertigo, dan segera konsultasikan ke dokter. Anda dapat memberikan obat vertigo pada penderita namun harus melalui resep yang sudah diberikan oleh dokter.

Penyebab Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Penyakit vertigo dan gejalanya disebabkan dari beberapa gangguan yang ada di dalam diri penderita seperti :

1. Gangguan telinga bagian dalam.

Sebagian besar penyakit vertigo terjadi ketika penderita dengan cara tiba-tiba mengubah posisi kepalanya, misalnya penderita bangun tidur atau berdiri dengan cepat. Pusing yang penderita rasakan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa menit. Vertigo jenis yang satu ini dapat terjadi akibat dari adanya masalah yang ada pada terlinga bagian dalam anda.

2. Sakit Kepala Migrain

Sakit kepala migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala dan juga dapat mempengaruhi pengelihatan penderitanya. Penyakit vertigo dan gejalanya yang disebabkan dari penyakit migrain ini dapat berlangsung dalam waktu beberapa menit bahkan dapat juga berlangsung hingga beberapa hari.

3. Penyakit Meniere.

Penyakit ini dapat terjadi akibat dari adanya peningkatan volume endolimfe yang juga berhubungan dengan distensi seluruh sistem endolimfatik. Penyakit meniere inilah yang mampu mengakibatkan telinga bagian dalam anda memiliki banyak cairan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh penderita penyakit vertigo dan gejalanya. Rasa pusing yang terjadi pada penyakit meriene ini dapat berlangsung selama setengah jan atau juga bisa lebih dari setengah jam.

4. Tumor sudut cerebellar-pontine

Tumor sudut yang satu ini tumbuh dengan amat sangat lambat, yang memungkinkan sistem vestibular dalam diri penderita untuk terus mengakomodasi perubahan yang terjadi. Sehingga pada akhirnya manifestasi klinis yang dihasilkan berupa sensasi samar mengenai ketidakseimbangan dan bukan penyakit vertigo dan gejalanya yang sudah akut.

Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , | Leave a comment

Penyakit Vertigo Perifer

Penyakit vertigo perifer adalah salah satu jenis penyakit yang ditandai dengan gangguan ilusi gerakan dan bukan merupakan salah satu bentuk migrain. Jika yang terasa berputar adalah diri sendiri, disebut vertigo subyektif. Kalau yang berputar adalah diri sendiri, disebut vertigo subyekti. Kalau yang berputar adalah lingkungan sekitarnya, disebut vertigo obyektif.

Penyebab Penyakit Vertigo Perifer

Penyakit vertigo perifer disebabkan karena gangguan keseimbangan di telinga bagian dalam (alat keseimbangan atau bagian vestibular) atau mungkin di otak. Bentuk paling sering dari vertigo ada;ah Benign Paroxymal Positional Vertigo (BPPV), yaitu adanya ilusi gerakan yang disebabkan oleh gerakan kepala secara mendadak atau gerakan kepala ke arah tertentu, jenis seperti ini umumnya tidak berat dan dapat dibatasi.

vertigo1

Penyebab lain penyakit vertigo perifer adalah peradangan pada telinga bagian dalam (labrinitis) yang ditandai dengan kejadian vertigo yang tiba-tiba dan kadang diikuti dengan kehilangan pendengaran. Penyebab lain dari vertigo adalah peradangan telinga bagian dalam (labrinitis) yang ditandai dengan kejadian vertigo yang tiba-tiba dan kadang diikuti dengan kehilangan pendengaran. Penyebab paling sering adalah infeksi viral atau bakteri. Beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan penyakit vertigo seperti meniere disease, pendarahan diotak, multiple sclerosis, cedera kepala dan migrain.

Penyakit vertigo adalah rasa sakita yang dahsyat di bagian kepala sehingga kehilangan kekseimbangan. Rasa sakit ini disebabkan oleh banyak hal, seperti ketegangan saraf, kelelahan fisik dan psikis, kurangnya asupan gizi makanan serta kurangnya oksigen dalam darah.

Gangguan kesehatan yang biasanya berhubungan dengan Penyakit Vertigo Perifer ini antara lain penyakit-penyakit seperti benign parozysmal positional vertigo (gangguan akibat kesalahan pengiriman pesan). Gangguan ini mengakibatkan Anda melakukan respon yang salah terhadap sesuatu hal yang anda lakukan. Penyakit meniere (gangguan keseimbangan yang sering kali menyebabkan hilang pendengaran), vestibular neuritis (peradangan pada sel-sel saraf keseimbangan), dan labyrinthitis (radang di bagian dalam pendengaran). Semua gangguan kesehatan itu bisa menjadi permanen jika keluhan vertigo tidak segera disembuhkan secara permanen.

Penanganan penyakit vertigo ferifer tidak bisa dilakukan dengan menggunakan obat kimia untuk meredakan gejalanya saja. Tetapi penganganan yang benar harus diterapkan cara yang benar-benar tuntas, sehingga penyakit vertigo yang di derita tidak kambuh kembali. Vertigo ferifer merupakan salah satu jenis penyakit yang disertai dengan gangguan ilusi gerakan dan dangat berbeda dengan gerakan migrain. Apabila yang dirasakan adalah tubuh penderita akan berputar, kondisi tersebut dimanakan dengan vertigo subjektif. Akan tetapi jika penderita merasakan yang berbutar adalah lingkungan yang ada di sekitar, maka hal ini yang dinamakan dengan vertigo objektif.Penyakit vertigo ferifer ini lebih di picu oleh adanya gangguan keseimbangan di telinga bagian dalam, yakni di bagian vestibular atau alat keseimbangan. Penyakit vertigo ferifer ini juga bisa terjadi karena gangguan areal pada otak penderita.

Gejala Penyakit Vertigo Perifer

Pada penderita yang merasa mengalami vertifo perifer maka ia akan merasakan gejala seperti:

  • pandangan yang tiba-tiba berubah menjadi gelap
  • rasa lelah dan stamina menurun
  • jantung yang terus berdebar kencang
  • hilang keseimbangan bahkan hingga penderita terjatuh
  • tidak mampu untuk berkonsentrasi penuh
  • perasaan yang dirasakan penderita seperti mabuk
  • Merasakan otot yang terasa sakit
  • mual dan muntah-muntah
  • memori dan daya pikir menurun yang mulai menurun
  • sensitif pada cahaya terang dan suara
  • sering mengeluarkan keringat yang berlebih

Tips ketika gejala vertigo menyerang:
* Jangan panik begitu gejala vertigo menyerang. Tarik napas dalam-dalam, pejamkan mata, dan segeralah berusaha mencari posisi yang memungkinkan Anda berbaring. Jika tidak memungkinkan, maka segeralah duduk.
* Pastikan Anda dalam posisi aman (berpegangan tangan). Tunggu beberapa menit untuk memastikan apakah serangan vertigo berkurang, atau tidak.
* Jika Anda merasa mual dan ingin muntah, maka segeralah mencari bantuan orang-orang di dekat Anda untuk membantu Anda ke toilet. Pada beberapa kasus, setelah muntah keluhan vertigo ini menjadi berkurang.
* Ketika bisa berbaring, pertahankan posisi tersebut sampai serangan vertigo berkurang, atau hilang.
* Buka mata pelan-pelan, lalu coba miringkan badan, atau kepala ke kiri dan ke kanan. Jika dengan manuver ini serangan vertigo ternyata datang kembali, maka itu berarti Anda harus segera memejamkan mata, atau kembali ke posisi semula.
* Bila karena proses perifera vertigo cepat berkurang, maka segeralah konsultasi ke dokter syaraf.
* Kalau di rumah Anda tersedia obat antivertigo, maka Anda bisa mengonsumsi obat tersebut. Demikian pula jika di rumah Anda tersedia obat anti muntah, maka Anda bisa mengkomsinya.

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Terapi Penderita Vertigo

Terapi Penderita Vertigo dilakukan dengan tujuan untuk membantu menyembuhkan atau menringankan vertigo dengan cara kerja membantu proses pemulihan keseimbangan dalam otak dan organ keseimbangan telinga dari penderitanya. Vertigo bukan penyakit melainkan adalah sebuah gejala dari suatu penyakit yang ada di dalam tubuh anda. Sekurang-kurangnya ada sepuluh penyakit yang disertai dengan munculnya gejala vertigo. Vertigo adalah sensasi berputar yang dirasakan pasien. Pasien merasa badannya berputar terhadap ruangan atau ruangan yang berputar terhadap badannya. Intinya ada sensasi berputar terhadap lingkungan sekitar.

Gejala dari vertigo yang dialami bisa enteng, mungkin juga berat. Ada yang menyembuh sendiri, ada pula yang perlu operasi untuk penyembuhannya. Sensasi berputar itu dikenal dengan istilah Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Kejadian itu melibatkan kanalis semisirkulari posterior pada bagian dalam telinga. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena trauma, penyakit telinga, otitis media, vestibular neuritis, penyakit meniere dan penyakit lainnya. Namun, 39 persen dari terjadinya BPPV tersebut adalah idiopatik atau tidak diketahui penyebabnya. Berdasarkan amnesis, BPPV terjadi secara tiba-tiba terutama pada saat perubahan posisi.

Vertigo dapat membaik dalam beberapa hari hingga beberapa minggu, namun dapat juga bertahan sampai beberapa bulan. Penatalaksanaannya sendiri dapat melalui beberapa pendekatan, tergantung penyebabnya. Pendekatannya bisa berupa pemberian obat-obatan antivertigo, bisa juga dalam terapi atau latihan fisik atau bahkan pembedahan.

Penyebab Penyakit Vertigo

Vertigo biasanya disebabkan dari dangguan sistem vestibular yang umumnya disebut pula dengan benign paroxysmal positional vertigo (BPPV). Dalam kasus vertigo yang dialami, timbulnya kalsium di telinga bergerak dari pososo normal di kepala kanal semisirkulasir posterior. Penyebab lain dari penyakit vertigo ini adalah sindrom cogan di mana jaringan ikat di kornea meradang, dan penyakit Meniere yang disebabkan oleh perubahan tekanan cairan yang terdapat di telinga bagian dalam. Dalam beberapa kasus, penggunaan berlebihan obat tertentu seperti antibiotik, antineoplastics, dan antidepresan dapat menyebabkan ototoxicity atau keracunan telinga yang memicu vertigo.

Terapi Penderita Vertigo

Ada beberapa jenis latihan atau terapi fisik dalam mengatasi vertigo, hal itu tergantung pada letak atau posisi masalahnya. Secara umum vertigo itu sendiri melibatkan unsur penglihatan, vestibular atau keseimbangan dan gerakan sendi dan otot.

Pemilihan terapi fisik atau jenis latihan yang disesuaikan dengan keadaan pasien dan tergantung pada bentuk BPPV-nya, apakah kanalitiasis atau kupulolitiasis. Namun beberapa penelitian menyarankan terlebih dahulu menggunakan teknik resposisi kanalit untuk kanalitiasis atau kupulolitiasis. Namun beberapa penelitian meyarankan terlebih dahulu menggunakan teknik resposisi kanalit untuk kanalitiasis dan menuver pembebasan kupulolitiasis, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan latihan habituasi Brandt Daroff. 

Pilihan latihan lain untuk penanganan vertigo adalah latihan yang dilakukan dibawah pengawasan dokter. Hal itu dikarenakan latihan-latihan tersebut disesuaikan dengan gangguan atau keluhan pada pasien. Antara satu pasien dengan pasien lain bisa saja memiliki gangguan yang berbeda-beda. Sehngga diperlukan ketentuan diagnosisnya. Namun ada pula latihan yang bisa dilakukan sendiri oleh penderita BPPV, yaitu latihan Brandt Daroff.

Metode latihan Brandt-Daroff yang dapat anda lakukan untuk Terapi Penderita Vertigo adalah :

  1. Pasien duduk dengan tegak di tepi tempat tidur dengan kedua tungkai kaki tergantung.
  2. Langkah yang kedua dengan kedua mata tertutup baringkan tubuh dengan cepat ke salah satu sisi, pertahankan selama 30 detik.
  3. Setelah anda melakukan langkah yang pertama dan kedua kemudian duduk kembali seperti posisi awal selama 30 detik.
  4. Baringkan tubuh anda kembali dengan cepat ke sisi yang lain, pertahankan selama 30 detik.
  5. Lalu duduk kembali.

Lakukan Terapi Penderita Vertigo ini dengan rutin untuk mengurangi gejala dari penyakit vertigo yang anda alami. Selain dengan menggunakan metode latihan diatas, ada pula terapi pengobatan lain untuk mengurangi penyakit vertigo anda dengan cara yang alami yang dapat anda lakukan dirumah. Terapi Penderita Vertigo yang dapat dilakukan untuk pengobatan secara alami yang dapat anda lakukan dirumah adalah dengan :

  1. Usahakan untuk memposisikan kepala anda lebih tinggi dari badan anda baik saat duduk maupun saat berbaring. Jangan terlalu sejajar atau bahkan lebih rendah dibandingkan dengan badan anda atau merunduk.
  2. Kurangi atau hindari mendongakkan kepala anda. Perubahan yang terjadi pada posisi kepala anda memiliki peran yang penting untuk pemicu serangan sekit kepala dahsyat dari pentakit vertigo tersebut.
  3. Angkat atau menggerakkan badan anda terutama bagian kepala anda secara perlahan. Akan jauh lebih baik lagi jika anda akan berdiri dari kasur, anda duduk terlebih dahulu, sehingga gerak badan anda tidak terlalu drastis dan tidak memicu vertigo.
  4. Jika penyakit vertigo anda sudah masuk dalam medium yang parah, maka Terapi Penderita Vertigo dapat anda mulai dengan meminimalisir kegiatan yang mengharuskan anda untuk membungkuk, misalnya dengan ketika anda mengangkat barang atau membasuh bagian kaki anda ketika sedang mandi.

Semua usaha yang anda lakukan tersebut anda lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan gejala penyakit vertigo untuk lebih memudahkan kehidupan anda untuk bergerak bebas sesuai dengan kemauan anda sendiri tanpa ada ikatan penyakit vertigo tersebut. Lakukan semua gerakan tersebut untuk membuat diri anda lebih baik dari sebelumnya meskipun penyakit vertigo anda tidak dapat sembuh dengan total.

Terapi Penderita Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Macam Macam Vertigo

Macam Macam Vertigo adalah sebuah kondisi dimana kita merasa ruangan dan apa yang kita lihat seolah berputar-putar. Vertigo memiliki banyak penyebab antara lain adalah seperti virus, penurunan aliran darah ke otak, trauma, megraine, gejala epilepsi, dll. Penyakit ini juga dapat menimpa kita saat kita sedang berada di dalam kendalaan melewati jalanan yang berliku.

Macam Macam Vertigo

Macam Macam Vertigo

Macam Macam Vertigo

Beberapa ahli kesehatan mengatakan vertigo hanyalah sebuah gejala dari vertigo tersebut, bukanlah penyakit. Menurut pandangan yang satu ini penyakit vertigo digambarkan sebagai sebuah ilusi dimana kita merasa diri kita bergerak pada keadaan sekeliling, atau sekeliling kita yang bergerah mengelilingi kita. Bertigo terbagi menjadi beberapa macam berdasarkan penyebabnya. Ada beberapa Macam Macam Vertigo berdasarkan penyebabnya.

  • Vertigo epileptica yakni pusing yang mengiringi atau terjadi sesudah serangan ayan (epilepsi),
  • vertigo laryngea yakni pusing yang disebabkan karena serangan batuk,
  • vertigo nocturna yakni rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur,
  • vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan/ ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata,
  • vertigo rotatoria yakni pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.
  • BPPV ( Benign Paroxysmal Positional Vertigo) merupakan jenis vertigo yang terjadi mendadak dan berlangsung cepat kurang dari 1 menit.

Perubahan posisi kepala ( terjadi ketika penderita berbaring, bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang) biasanya memicu terjadinya vertigo jenis ini. Penyakit ini disebabkan adanya endapan kalsium dalam salah satu kanalis semisirkularis di telinga bagian dalam.Vertigo jenis ini cukup mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau beberapa bulan, tanpa disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging.

Yang terakhir yaitu vertigo jenis AVN, terjadi karena serabut saraf yang ada di telinga mengalami pembengkakan.

Tidak semua rasa pusing yang dialami pasa Macam Macam Vertigo ini merupakan gejala dari penyakit vertigo. Pusing atau perasaan berputar ringan belum tentu disebabkan oleh vertigo. Kondisi tersebut mungkin saja dapat disebabka oleh tekanan darah yang rendah, lapar, atau kecapean yang anda rasakan.

Padatnya aktifitas yang kita lakukan setiap harinya tak jarang menyebabkan kita lupa atau bahkan tidak sempat untuk melakukan olahraga atau hanya sekedar untuk merilekskan badan. Meskipun hal seperti ini terdengar sepele, namun ternyata gangguan yang terjadi pada leher seperti tegangan akan membawa pengaruh pada gangguan vertigo yang anda alami. Jadi untuk anda yang menderita salah satu dari Macam Macam Vertigo ini ada baiknya sebisa mungkin untuk meluangkan waktu untuk merilekskan diri dan beristirahat pada saat anda sudah merasakan letih dan jangan lupa untuk menjaga pula makan yang anda terapkan dalam kehidupan anda sehari-hari.

Pantangan untuk Penderita Vertigo

Langkah yang paling aman yang dapat anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah munculnya Macam Macam Vertigo yang ada adalah dengan beberapa makanan yang harus dihindari. Berikut ini beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari oleh anda yang menderita salah satu jenis Macam Macam Vertigo seperti :

  • semua jenis daging terkecuali dengan ikan air tawar.
  • makanan yang mengandung santan yang kental,
  • berbagai macam kue dan selai seperti misalnya kue bolu, martabak, mentega, keju, dan susu.

Penyebab dari Vertigo

Macam Macam Vertigo ini disebabkan oleh sentral mengacu pada otak. Sedangkan dengan periferi terjadi di luar otak seperti pada telinga dan mata. Gangguan otak yang dpat menjadi penyebab vertigo bisa terjadi karena luka yang ada di bagian batang otak. Selain itu penyakit vertigo ini juga bisa disebabkan dari tumor otak atau terjadinya penyumatan pembuluh darah otak yang bisa menggangu fungsi otak sebagai pengatur keseimbangan tubuh seseorang.

Selain telinga yang menjadi penyebab dari penyakit vertigo ini, kelelahan yang terjadi pada mata anda juga dapat menjadi salah satu penyebab vertigo. Kelelahan mata bisa terjadi ketika mata anda dipaksaka untuk terus bekerja, kurang tidur atau seharian menatap layar komputer. Sebelum memulai pengobatan, harus ditentukan sifat dan penyebab dari vertigo.

Gerakan mata yang abnormal menunjukkan adanya kelainan fungsi di telinga bagian dalam atau saraf yang menghubungkannya dengan otak. Nistagmus adalah gerakan mata yang cepat dari kiri ke kanan atau dari atas ke bawah. Arah dari gerakan tersebut bisa membantu dalam menegakkan diagnosa. Nistagmus bisa dirangsang dengan menggerakkan kepala penderita secara tiba-tiba atau dengan meneteskan air dingin ke dalam telinga.

Untuk menguji keseimbangan tubuh, penderita diminta berdiri dan kemudian berjalan dalam satu garis lurus, awalnya dengan mata terbuka, kemudian dengan mata tertutup.Tes pendengaran yang dilakukan seringkali bisa menentukan adanya kelainan telinga yang memengaruhi keseimbangan dan pendengaran. Pemeriksaan lainnya yang dapat dilakukan untuk mendeteksi penyakit Macam Macam Vertigo ini adalah CT scan atau MRI kepala, yang bisa menunjukkan kelainan tulang atau tumor yang menekan saraf. Jika diduga suatu infeksi, bisa diambil contoh cairan dari telinga atau sinus atau dari tulang belakang. Jika diduga terdapat penurunan aliran darah ke otak, maka dilakukan pemeriksaan angiogram, untuk melihat adanya sumbatan pada pembuluh darah yang menuju ke otak.

Macam Macam Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Penyakit Vertigo

Penyebab Penyakit Vertigo yang terjadi pada dasarnya keseimbangan tubuh dikendalikan oleh otak kecil yang mendapat informasi mengenai posisi tubuh dari organ keseimbangan di telinga tengah dan mata. Vertigo biasanya timbul akibat gangguan telinga tengah dan dalam atau gangguan penglihatan. Gangguan pada otak kecil yang mengakibatkan vertigo jarang sekali di temukan. Namun, kurangnya pasokan oksigen ke otak dapat pula menyebabkan vertigo.

Beberapa jenis obat, seperti kina, streptomisin dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam yang dapat menimbulkan vertigo.

Selain itu, vertigo juga dapat dipicu oleh keadaan lingkungan, motion sickness (mabuk darat, mabuk laut), obat-obatan, alkohol, gentamisin, kelainan sirkulasi pada pembuluh darah arteri vertebral. Terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stroke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi (hipertensi). Biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan mual dan muntah.

Penyebab Penyakit Vertigo

Vertigo disebabkan karena gangguan keseimbangan di telinga bagian dalam (alat keseimbangan atau bagian vestibular) atau mungkin di otak. Bentuk paling sering dari vertigo adalah Benign Paroxymal Positional Vertigo (BPPV), yaitu adanya ilusi gerakan yang disebabkan oleh gerakan kepala secara mendadak atau gerakan kepala ke arah tertentu. Jenis seperti ini umumnya tidak berat dan dapat diatasi.

Penyebab lain dari penyakit vertigo adalah terjadinya peradangan pada telinga bagian dalam (labirintis), yang ditandai dengan kejadian vertigo yang tiba-tiba dan kadang diikuti dengan kehilangan pendengaran. Penyebab paling sering adalah infeksi vrial atau bakteri. Beberapa penyakit lain juga bisa menyebabkan vertigo, seperti menire disease, perdarahan di otak, multiple sclerosis, cedera kepala dan migrain.

Penyebab Penyakit Vertigo yang disebabkan oleh penyakit meniere ini dapat terjadi akibat adanya peningkatan yang terjadi pada endolimfe yang juga memiliki hubungan dengan distensi seluruh sistem endolinfatik. Pada penyakit meniere ini lah yang dapat mengakibatkan telinga bagian dalam pada penderita memiliki cairan yang pada akhirnya akan dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh dari penderita dan menyebabkan kambuhnya penyakit vertigo yang dialami.

Sedangkan penyebab penyakit vertigo yang disebabkan oleh penyakit migrain ini merupakan salah satu jenis sakit kepala tetapi juga dapat mempengaruhi pengelihatan penderita. Vergitu yang anda alami yang disebabkan oleh penyakit migrain ini dapat berlangsung selama beberaoa menit hingga dapat juga terjadi hingga beberapa hari.

Gejala Penyakit Vertigo 

Nah berikut ini adalah beberapa gejala yang umumnya dirasakan oleh seseorang yang mengalami penyebab penyakit vertigo ini yakni berupa :

  • Penderita vertigo akan merasakan sensasi gerakan seperti berputar, baik dirinya sendiri atau lingkungan
  • Penderita akan merasakan mual yang luar biasa
  • Sering muntah sebagai akibat dari rasa mual
  • Gerakan mata penderita yang abnormal
  • Tiba – tiba muncul keringat dingin
  • Telinga sering terasa berdenging
  • Mengalami kesulitan untuk bicara
  • Mengalami kesulitan berjalan karena merasakan sensasi gerakan berputar
  • Pada keadaan tertentu, penderita juga bisa mengalami ganguuan penglihatan

Pengobatan Penyakit Vertigo

Setiap penyakit yang ada di dunia ini pasti memiliki pengobatan yang dapat digunakan, meskipun tidak dapat digunakan untuk menyembuhkan setidaknya dapat dilakukan untuk mengurangi gejala yang dirasakannya. Berikut ini beberapa ramuan yang dapat anda coba dirumah untuk mengurangi gejala penyakit vertigo yang anda rasakan seperti :

Ramuan 1. Obat penyebab penyakit vertigo

Bahan-bahan yang diperlukan : bunga matahari, jahe, telur ayam, dan air putih untuk merebus.

Cara membuat ramuan ini adalah dengan mencuci bersih semua bahan yang sudah disediakan. Rebus dengan air hingga mendidih dah surut menjadi setengahnya. Angkat ramuan dan saring yang kemudian langsung dapat anda berikan pada penderita vertigo untuk penyembuhan. Minum ramuan ini sebanyak 2 kali sehari. Telur dapat anda konsumsi setelah mengkonsumsi nasi. Konsumsi ramuan ini hingga penyakit anda membaik.

Ramuan 2. Obat penyebab penyakit vertigo

Bahan-bahan yang diperlukan adalah satu genggam daun melati dan 10 buah bunga melati.

Cara membuat ramuan ini adalah bahan dicampurkan menjadi satu dan diremas-remas dengan menggunakan tangan dan kemudian rendam dengan air di dalam rantang. Air yang anda gunakan untuk merendam tersebut dapat anda gunakan untuk mengompres penderita agar vertigo yang dialaminya membaik.

Ramuan 3. Obat penyebab penyakit vertigo

Iris rimpang temulawak yang sudah anda sediakan, keringkan terlebih dahulu, dan kemudian anda dapat menumbuknya hingga halus hingga menjadi tepung.  Kurag lebih 2 genggang tepung temulawak direbus dengan menggunakan 4-5 gelas air sampai mendidih hingga air tersisa 3 gelas saja. Setelah itu saring dan berikan pada penderita untuk pengobatan penyakit vertigo yang dialami.

 Ramuan 4. Obat penyebab penyakit vertigo

Bahan-bahan yang diperlukan : ¾ cangkir air teh kental, 1 sendok makan jeruk nipis, dan 1 sendok makan madu.

Cara membuat ramuan ini adalah dengan menyatuhan semua bahan yang sudah anda sediakan kemudian aduk hingga merata. Minumkan remuan ini segaligus untuk sekali minum saja. Konsumsi ramuan ini sebanyak 3 kali dalam sehari. Keracunan kafein kronis bila meminum 5 cangkir teh setiap harinya yang setara dengan 600 mg kafein, lama kelamaan akan memperlihatkan tanda dan gejala seperti gangguan pencernaan makanan, rasa lemah, dan lain sebagainya.

Penyebab Penyakit Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Vertigo

Vertigo berasal dari bahasa Yunani “vertere” yang artinya memutar. Vertigo adalah perasaan bergerak atau berputar sementara orang tersebut sebenarnya sedang diam.

Macam-Macam Vertigo

vertigo

vertigo

Perasaan berputar yang terjadi ada 2 macam, yaitu orang tersebut yang merasakan dirinya berputar (vertigo subjektif) atau merasa lingkungan di sekitarnya yang berputar mengelilinginya (vertigo objektif). Terkadang disertai keluhan seperti rasa mual ingin muntah. Kelainan ini terjadi karena gangguan keseimbangan baik sentral atau perifer dan juga kelainan pada telinga dapat menyebabkan vertigo. Ketika melakukan suatu pemeriksaan, dokter THT biasanya akan melakukan pemeriksaan ENG (elektronistagmografi).

Epidemiologi

Prevalensi angka kejadian vertigo perifer (BPPV) di Amerika Serikat adalah 64 dari 100.00 orang dengan kecenderungan terjadi pada wanita (64%). BPPV diperkirakan sering terjadi pada usia rata-rata 51-57,2 tahun dan jarang pada usia di bawah 35 tahun tanpa riwayat trauma kepala.

Etiologi

Pada vertigo tipe sentral, etiologi umumnya adalah gangguan vaskuler. Sedangkan, pada vertigo tipe perifer, etiologinya idiopatik. Biasanya vertigo jenis perifer berhubungan dengan manifestasi patologis di telinga.

Gejala Penyakit Vertigo

Vertigo merupakan salah satu gejala satu suatu kondisi kesehatan yang ditandai dengan adanya rasa pusing yang tidak diinginkan. Vertigo ini juga sering membuat tubuh terasa seperti tertarik dari satu sisi ke sisi lainnya dan sering juga di perparah dengan sensasi berputar.  Tergantung dari penyebab penyakit vertigo yang dialami, gejala dari penyakit ini juga biasanya melipuri mual dan gangguan keseimbangan yang disertai dengan rasa sakit kepala, peka terhadap cahay, nyeri otot, dan juga kelelahan. Beberapa kondisi yang menyebabkan penyakit ini muncul adalah seperti penyakit meniere yang biasanya diiringi dengan dering telinga, gangguan pendengaran, atau juga tekanan yang terjadi di telinga.

Secara spesifikasi gejala vertigo yang dirasakan oleh penderita antara lain :

  1. Penderita akan merasakan mual yang luar biasa.
  2. Mengalami muntah-muntah sebagai akibat dari rasa mual yang dirasakan sebelumnya.
  3. Muncul keringat dingin dengan tiba-tiba.
  4. Gerakan mata yang abnormal
  5. Penderita akan merawakan sensasi seperti berputar, baik dirinya sendiri maupun lingkungan yang berputar.

Penyebab Penyakit Vertigo

Penyebab yang paling umum dari penyakit ini adalah adanya gangguan sistem vestibular. Penyebab dari penyakit ini pada umumnya juga dapat disebabkan dari keadaan lingkungan, obat-obatan, kelainan sirkulasi, kelainan di telinga, dan kelainan lainnya yang terjadi si syaraf anda.beberapa faktor yang menyebabkan vertigo ini adalah

– seragan migrain, yang merupaka salah satu jenis penyakit yang dapat mempengaruhi pengelihatan dari penderitanya. Pada penderita penyakit vertigo ini yang disebabkan dari penyakit migrain dalam berlangsung hingga beberapa jam lamanya tergantung dari penderita.

– mabuk kendaraan, ketika anda berpergian jarak jauh yang menggunakan kendaraan baik memalui darat, laut, maupun udara sering muncul masalah mabuk. Mabuk tersebut dapat memancing datangnnya penyakit vertigo.

Dan ada juga faktor yang lainnya seperti infeksi bakteri pada alat penderngaran, dan kekurangan asupan oksigen ke otak.

Untuk mengatasi penyakit vertigo yang anda derita ini haruslah sesuai dengan factor – factor yang mendasari dari penyakit vertigo itu sendiri. Jika vertigo ini didasari oleh Benign Parpxysmal Positional Vertigo (BPPV) maka cara terbaik untuk mengobati penyakit yang dialami adalah dengan cara menggerakkan kepala guna memindahkan deposit kalsium untuk dipindahkan ke telingan dalam dari saluran semisirkularis. Terapi khusus yang dapat dilakukan untuk merehabilitasi vestibular juga disarankan.

Dengan rehabilitasi vesbular ini anda akan di ajak untuk melakukan serangkain latihan khusus yang berguna meminimalisir rasa pusing yang dirasakan oleh penderita vertigo. Salah satu penyebab dari vertigo ini adalah pada bagian telinga kita,bisa jadi gangguan pada telinga kita tersebut di sebabkan oleh bakteri,maka dari itu obat tetes untuk juga dapat dicoba. Konsumsi garam juga disarankan jika vertigo ini disebabkan oleh penyakit meniere.Langkah terakhir adalah dengan mengkonsultasikannya kepada dokter.

Jika anda tidak ingin mengalami penyakit vertigo ini lagi,anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mencegahnya. Saat tidur,usahakan posisis kepala agak lebih tinggi. Saat anda bangun,bangunlah secara perlahan, hindari gerakan yang terlalu cepat dan duduklah terlebih dahulu. Jangan terlalu sering membungkuk saat membawa barang. Gerakkan kepala anda secara hati–hati,terutma saat anda sedang menghadap ketas. Jaga juga kesehatan telinga kita.

Pengobatan Vertigo

Vertigo dapat disembuhkan dengan menggunakan beberapa obat khusus. Obat-obatan yang dapat anda gunakan untuk mengurangi vertigo yang ringan pada diri anda adalah dimenhydrinate (Dramamine, Dramasine), Diazepam (Valisanbe), Lorazepam (Zypras), Meclizine, Scopolamine, atau dapat juga dengan menggunakan Prochlorperazine. Penggunaan dari obat ini harus dengan menggunakan resep dari dokter yang merawat penderita.

Selain dengan menggunakan obat yang sudah dijelaskan diatas, ada juga beberapa obat yang harus diberikan pada penderita penyakit vertigo yang khusus diberikan untuk menghilangkan vertigo. Obat khusus ini juga tak lepas dari resep dokter. obat khusus tersebut adalah Flunarizine (Frego, Unalium, Dizilium, Bartolium), Betahistin Mesilat (Mertigo). Obat-obat tersebut juga efektif untuk menghilangkan vertigo yang anda rasakan.

Setelah beberapa jam anda meminum obat tersebut, vertigo yang ada rasakan akan hilang dengan sendirinya. Namun, buka betarti vertigo tersebut tidak dapat kambuh kembali. Vertigo tersebut akan dapat kambuh kembali sewaktu-waktu. Untuk itu penderita vertigo lebih baik sedia obat selalu agar saat vertigo menyerang anda sudah sedia obat untuk menolongnya.

Vertigo

Posted in Penyakit Vertigo | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment