Penyakit Vertigo dan Gejalanya

penderita-vertigo

Penyakit Vertigo dan Gejalanya yang ditimbulkan dapat membuat penderitanya mengalami rasa sakit kepala yang tidak tertahankan. Konsep terbaru menyatakan, penggunaan betahistine pada dosis yang lebih tinggi, memiliki efektivitas pengobatan vertigo yang lebih baik. Setidaknya sistem keseimbangan tubuh manusia diatur oleh 3 bagian, yaitu : sistem vertibuler yang berada di telinga dalam, kemudian sistem visual dan sistem proprioceptive. Menurut Dr. Eva Dewati Sp.S dari Departemen Ilmu Penyakit Syaraf FKUI/RSCM, Jakarta, jika ketiga sistem tersebut tidak bekerja dengan baik maka orang tersebut akan mengalami dizziness. Semua sistem tersebut dikoordinasikan dalam batang otak atau serebum dan diteruskan melalui thalamus, dan berakhir di lobus temporalis. Itulah juga mengapa jika seseorang mengalami lesi di daerah lobus temporal, pasien kemudian memgalami keluhan vertigo.

Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Vertigo merupakan salah satu bagian dari dizziness (gangguan keseimbangan) yang memliki pengertian sebuah ilusi dimana seseorang merasa dirinya bergerak terhadap sekitarnya atau lingkungan yang bergerak terhadap dirinya. Dikatakan oleh Dr. Eva, vertigo merupakan bagian dari gejala, bukan nama penyakit. Vertigo disebabkan oleh banyak faktor, hingga tugas dokter kemudian untuk menemukan penyebab vertigo.

Jenis Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Dikatakan oleh Dr. Eva, gangguan kesehatan di bagi menjadi 4 tipe, yaitu vertigo vestibular, verigo non vestibular, prensinkop dan disequilibrium. Fokus pada vertigo, pada vvertigo vestibuler ia memiliki gejala berupa; rasa berputar, serangan yang terjadi episodik, disertai muntah, isa disertai atau tidak disertai gangguan pendengaran , gerakan pencetus vertigo adalah gerakan kepala, tanpa adanya situasi yang mencetuskannya.

Sementara pada vertigo non vestibular, biasanya di sertai dengan tanda-tanda seperti ; rasa melayang atau hilangnya keseimbangan, serangan biasanya terjadi terus-menerus, tanpa mual/muntah, tanpa gangguan pendengaran, pencetus vertigo berupa gerakan objek viusal dengan situasi pencetus berupa keramaian atau lalu lintas yang padat. “ Jadi jika ada pasien mengalami rasa berputar saat berada di tempat ramai, bisa di pastikan ia mengalami vertigo non vestibular.

Menurut Dr. Eva ketika pasien sudah bisa di pastikan ia mengalami vertigo vestibular, langkah selanjutnya yang harus di lakukan dokter adalah menentukan apakah ini jenis yang centarl atau yang peripheral. Mengapa? Karena konsekuensi yang terjadi sangat berbeda. Dikatakan, jika pasien mengalami verigo tipe central dokter harus melakukan pengobatan secepat mungkin. Karena keterlambatan pengobatan vertigo akan mengakibatkan sequel, bahkan dampak yang lebih buruk lagi pada pasien.

Secara klinis untuk membedakan peripheral atau central, dapat dengan mudah dilakukan. Pada tipe peripheral awitan biasanya mendadak dengan mual dan muntah berat sering disertai gangguan pendengaran dengan kompensasi atau resolusi yang cepat. Sementara tipe central awitan umumnya datang perlahan seperti digoyang baru timbul rasa berputar. Penyakit vertigo dan Gejala vertigo mual dan muntah pada tipe ini bervariasi dari ringan hingga berat, jarang ditemukan gangguan pendengaran dan umumnya resolusi  yang terjadi lambat. Dr. Eva mengingatkan, bahwa pada pasien-pasien vertigo, sebagai dokter kita harus selalu mencari tanda-tanda terjadinya devisit neurologi, mulai dari tingkat kesadaran, pemeriksaan nervous 1-12, anamnesis yang rinci dan ada tidaknya gangguan kelumpuhan.

Jika anda mengetahui atau melihat saudara anda menderita penyakit vertigo dan gejalanya ada baiknya anda segera usaha untuk memposisikan kepala penderita agar stabil, hindari posisi kepala yang dapat menjadi pemicu munculnya penyakit vertigo, dan segera konsultasikan ke dokter. Anda dapat memberikan obat vertigo pada penderita namun harus melalui resep yang sudah diberikan oleh dokter.

Penyebab Penyakit Vertigo dan Gejalanya

Penyakit vertigo dan gejalanya disebabkan dari beberapa gangguan yang ada di dalam diri penderita seperti :

1. Gangguan telinga bagian dalam.

Sebagian besar penyakit vertigo terjadi ketika penderita dengan cara tiba-tiba mengubah posisi kepalanya, misalnya penderita bangun tidur atau berdiri dengan cepat. Pusing yang penderita rasakan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa menit. Vertigo jenis yang satu ini dapat terjadi akibat dari adanya masalah yang ada pada terlinga bagian dalam anda.

2. Sakit Kepala Migrain

Sakit kepala migrain merupakan salah satu jenis sakit kepala dan juga dapat mempengaruhi pengelihatan penderitanya. Penyakit vertigo dan gejalanya yang disebabkan dari penyakit migrain ini dapat berlangsung dalam waktu beberapa menit bahkan dapat juga berlangsung hingga beberapa hari.

3. Penyakit Meniere.

Penyakit ini dapat terjadi akibat dari adanya peningkatan volume endolimfe yang juga berhubungan dengan distensi seluruh sistem endolimfatik. Penyakit meniere inilah yang mampu mengakibatkan telinga bagian dalam anda memiliki banyak cairan yang pada akhirnya dapat mempengaruhi keseimbangan tubuh penderita penyakit vertigo dan gejalanya. Rasa pusing yang terjadi pada penyakit meriene ini dapat berlangsung selama setengah jan atau juga bisa lebih dari setengah jam.

4. Tumor sudut cerebellar-pontine

Tumor sudut yang satu ini tumbuh dengan amat sangat lambat, yang memungkinkan sistem vestibular dalam diri penderita untuk terus mengakomodasi perubahan yang terjadi. Sehingga pada akhirnya manifestasi klinis yang dihasilkan berupa sensasi samar mengenai ketidakseimbangan dan bukan penyakit vertigo dan gejalanya yang sudah akut.

Penyakit Vertigo dan Gejalanya


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengatasi Penyakit Vertigo dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Vertigo and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *